Puskesmas Kopelma Darussalam terletak di Dusun sederhana Desa Kopelma Darussalam Kecamatan Syiah Kuala kota Banda Aceh, yang mempunyai jarak kurang lebih 8 km dari pusat kota. Puskesmas ini, terdiri dari 42 Karyawan dan 3 orang dokter. Masing-masingnya 2 dokter umum dan 1 dokter gigi.
Wilayah kerja Puskesmas Kopelma Darussalam seluas 7.376 Ha, yang meliputi 5 desa dan 23 dusun, dengan jumlah penduduk 21.971 jiwa, serta 3007 Kepala Keluarga (KK). Dan jumlah peserta yang menggunakan kartu Jaminan Kesehatan Masyarakat (JAMKESMAS) sebanyak 2979 jiwa. (Sumber data; Kantor Camat Syiah Kuala tahun 2009).
Pada tahun 2013 Puskesmas Kopelma Darussalam meraih sertifikat ISO 9001: 2008 dari Komite Akreditasi Nasional (KAN). Hal itu di dapatkan karena mampu memberi pelayanan yang baik kepada masyarakat.
“Penghargaan ini diperoleh Puskesmas Kopelma Darussalam setelah dilakukan penilaian oleh konsultan PT SGS tentang penerapan standar sistem manajemen mutu, penyusunan standar pelayanan publik dan survei indeks kepuasan konsumen,” kata Media Yulizar, Kepala Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh, Rabu (6/2/2013) silam.
Dari segi fasilitas, puskesmas yang pernah meraih ISO tersebut bisa di katakan lengkap, namun para karyawan kurang untuk menjalankan fasilitas tersebut.
Hal itu di samapaikan dr.Amalia, Kepala Puskesmas Kopelma Darussalam, ia menyatakan Puskesmas tersebut memiliki 4 buah mobil Ambulance tetapi mereka tidak memiliki supir yang tetap.
"Kami memiliki fasilitas lumayan lengkap, tanpa ada kendala, namaun kami tidak memiliki karyawan yang cukup. Seperti mobil Ambulance, kami mempunyai 4 buah Ambulance, 3 yang bisa di gunakan, tetapi kami tidak memiliki supir yang tetap, perawat lah selama ini yang merangkap jabatan sebagai supir dan perawat, dan begitu juga dengan pegawai TU, tidak ada pegawai khusus, namun perawat lah yang bekerja ganda" katanya saat di jumpai Jurnalis Warga, Sabtu (14/06/2014).
Dari hal pelayanan pasien, ia mengungkapkan sampai sekarang ini tidak memiliki kendala apapun, mereka menggunakan kotak pesan untuk masyarakat agar memberi komentar terhadap pelayanan.
"Kami di sini mengunakan sistem rawat jalan, tidak ada rawat inap. Jadi kami mengunakan kota pesan untuk menanyakan komentar masyarakat tentang pelayanan puskesmas kopelma ini, baik komentar positif maupun uang negatif. Alhamdulilla sampai sekarang ini belum ada kami temukan dalam kota pesan tentang komentar yang kurang puas pelayanan yang kami berikan, namu kami tidak tahu di luar sana, apakah puas atau tidak." Tambah wanita yang baru diangkat menjadi kepala puskesmas kopelma tiga bulan yang lalu itu.
"Puskesmas ini selalu ada pantauna dari pihak pemerintah kota, terkait tentang apa saja yang di perlukan di sini. Apa nantinya satu bulan sekali atau dua bulan". Tutup dokter umum yang merangkap jadi kepala tersebut.[Khalis Surry]



Tidak ada komentar: